Kamu Harus Ada.
Wess Staffort, direktur emiritus Compassion
International, pada waktu berbicara di seminar 4/14Movement Asia Tenggara ke
dua, di Bali Tahun 2016 mengatakan, “sering kali ketika panggilan itu datang, kita malah bertanya balik pada Tuhan: “apakah
orang itu harus saya? Apa tidak ada orang lain yang Kamu pilih Tuhan?”.
Ini mengingatkan kita pada Musa saat Allah
memanggilnya dan memerintahkan untuk menjemput Umat Tuhan di Mesir. Musa
berusaha mengelak dengan berbagai cara, supaya Tuhan memilih orang lain saja.
Tetapi pilihan Tuhan tetap, dan tidak berubah – harus Musa! (Kel 3:1-14).
Pertanyaan semacam ini memang sering muncul
dalam hati kita, “mengapa harus saya?”. Jawaban yang Tuhan berikan akan sangat
sederhana, yaitu: “ Kamu harus ada”.
Allah Bapa kita di Sorga memang
pemilih, dan dia memang berhak untuk memilih(God Sovereignty), seperti kita juga memiliki pilihan-pilihan,
tetapi sangat berbeda dengan kita karena pilihan Allah tidak pernah keliru.
Seperti ketika Dia Memilih Yesus, Dia juga memilih kita, karena kita ada
didalam Yesus dan Yesus ada didalam Bapa, demikianlah kita masuk dalam pilihan
Allah Bapa :
"Lihatlah,
itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang
Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke
atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.” (Matius 12:18).
Mengapa Tuhan membuat pilihan
terhadap nabi-nabi, Rasul-rasul dan juga orang-orang percaya, termasuk saat Dia
memilih anda dan saya? Tuhan membuat pilihan karena Dia mengasihi kita, dan
memberikan kasih karunia itu kepada kita! Wow betapa dahsyatnya berkat yang
kita terima ini, seharusnya ketika kita menyadari akan hal ini, maka kita akan
selalu bersyukur setiap detik kepada Allah.
Tapi kita akan lebih lanjut meneliti
ayat diatas. Dikatakan disana: “Lihatlah,
itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan “.
Ini berarti Allah memilih kita karena Dia mengasihi kita, dan hanya itu saja. Bukan karena leluhur kita, bukan karena perbuatan kita, atau bukan karena doa-doa kita. Karena bukan kamu yang memilh Aku tetapi Aku yang memilih kamu, bahkan sebelum Dunia dijadikan. (Efesus 1:4).
Dan perhatikan satu kata lagi :
JIWAKU BERKENAN
Allah menambahkan Firman: “yang kepadaNya jiwaKu berkenan”, subyek
yang dimaksud didalam ayat itu adalah orang yang Dia pilih (Yesus dan kita).
Kata ini didalam Alkitab versi King
James di tuliskan “Well pleased”, yang diambil dari bahasa Gerika :
εὐδοκέω – eudokeo
yang memiliki arti :
memberikan kesenangan, favor, dan lebih ingin dipilih(oleh pemilihnya).
Apakah ini berarti pilihan Allah adalah pilihan yang subyektif? Tentu
saja! Kemudian bagaimana dengan mereka yang tidak terpilih? Saya(penulis) tidak
tahu jawabannya, tapi yang saya tahu dengan pasti adalah Allah mengasihi saya
dan anda yang sedang membaca buku ini, sehingga Dia memberikan kasih karuniaNya
supaya kita diselamatkan.
Kita kembali ke kata eudokeo tadi. Arti kata ini adalah
object pilihan itu memberikan kesenangan, dan memberikan rasa nyaman, dan
membuat orang yang ingin memilihnya pasti akan memilihnya. Bagaimana kita
mencerna perkataan yang sulit ini?
Saat merenungkan perkataan ini, Tuhan Roh Kudus membukakan
pengertian yang sederhana. Saya seorang pemusik gereja, dan salah satu alat
musik favorit saya adalah piano. Ketika saya bermain piano saya sedang berusaha
menyusun nada-nada yang indah, mengaransemen ulang lagu-lagu yang sudah ada,
dan saya memilih not-not pada tuts piano. Tuts piano membunyikan dawai piano,
ada yang bernada tinggi ada yang bernada rendah, dan mereka semua tersusun
menjadi suatu harmoni yang indah di telinga saya.
Ketika saya memberikan aransemen saya kepada orang lain untuk
memainkannya, saya dengan pasti mengingat setiap nada yang sedang dimainkan. Dan
dari ratusan not yang sedang dimainkan saya mengenali mereka satu persatu,
dimana mereka(not) harus berada, dan
kapan mereka dimainkan. Kapan mereka harus ditekan dengan keras supaya
menghasilkan suara dawai yang bercampur dengan suara ketukan kayu piano, dan
kapan mereka harus dimainkan perlahan bahkan diam tak bersuara, sampai waktunya
mereka muncul lagi, atau bahkan tidak dimunculkan lagi. Mereka semua tersusun
untuk menjadi suatu harmoni yang indah menurut saya, dan menurut selera dan
kesenangan saya. Nada-nada itu tersusun demikian merdu di telinga saya, dan
saya sangat menyukainya, sehingga ketika mendengarkannya, saya begitu menikmati
alunannya dan harmoninya menyukakan hati saya dan sangat memuaskan.
Dan satu hal yang akan membuat saya sangat kecewa dan tidak puas
adalah jika ada satu nada saja terlewat (Tuhan
mengaruniakan ketelitian di telinga saya), saat seharusnya mereka muncul,
tetapi oleh sang pemain musik terlupakan, maka saya akan segera menghentikan
permainan piano itu dan mengkoreksinya. Semua nada itu harus tepat berada
dimana mereka telah disusun.
Demikian juga Tuhan sedang menyusun suatu harmoni termegah di
seluruh jagad raya yaitu pesta Pernikahan Anak Domba Allah (wahyu 19). Dia memilih siapa saja yang
akan masuk didalam pesta yang dahsyat itu, Dia menetapkan bagian untuk setiap
orang yang terlibat didalamnya, ada terlihat menonjol, ada yang tidak terlihat,
ada melakukan hal-hal yang kelihatan spektakuler dimata manusia, tetapi juga
ada yang melakukan hal-hal biasa. Juga ada orang-orang yang Dia tetapkan untuk
melakukan pekerjaan dalam waktu singkat (Yesus,
Yohanes pembabtis dan banyak lagi), juga ada yang harus melakukan bagian
yang akan dia kerjakan sepanjang hidupnya. Ada yang pelayanannya muncul sekali
untuk mengawali, dan kemudian Tuhan tetapkan orang lain lagi untuk melanjutkan,
semua dengan waktu, dan cara yang Allah sendiri telah rancangkan (1Korintus 3:5-8).
Allah adalah Tuhan yang memperhatikan detail dengan sangat super
teliti. Ketika Allah mendapati ada satu bagian yang tidak terpenuhi, Dia akan
melaksanakan dengan cara Nya, bagian itu pasti terpenuhi, dan kita tahu bahwa
tidak ada satupun rancanganNya yang tidak pernah tercapai! Dia adalah sumber
segala sesuatu, tidak pernah kekurangan, atau membutuhkan bantuan siapapun untuk
melakukan kehendakNya, dan Allah semesta alam memilih untuk memasukan anda dan
saya didalam rencanaNya yang sangat dahsyat itu. Inilah kasih karunia,
kehormatan terdahsyat yang seorang manusia telah terima.
Perhatikan itu semua!!! Tuhan memiliki suatu rancangan yang sangat
dahsyat, yang tidak mungkin dimengerti oleh pikiran manusia yang kecil ini, dan semua yang
terpanggil memiliki bagian yang harus dia kerjakan.
Kamu terpanggil, dan terpilih untuk Tujuan Tuhan yang dahsyat ini.
Pertanyaan mengapa harus kamu, mengapa harus saat ini, bukan besok atau dulu,
mengapa harus dengan cara yang demikian, semuanya telah terjawab oleh Roh
Kudus, yaitu: “memang harus kamu dan kamu harus ada”. Kamu adalah nada pilihan
Allah. Dia mengingat dan mengenalimu dari ratusan juta orang pilihanNya, dan
Tuhan menetapkan kapan kita harus ditekan dengan keras sehingga menghasilkan
nada yang indah, dan kapan kita harus berdiam mendengarkanNya berbicara, dan
Allah juga menentukan kapan kita harus muncul kepada dunia ini untuk menyatakan
kehendaknya, supaya harmoni Allah terdengar di seluruh dunia. Dia menghendaki
kamu ada didalam rencanaNya.
Comments
Post a Comment